Jumat, 14 Mei 2010

Kutai KartaNegara Gerbang Dayaku



akhir nya tertuang juga pengalaman sehari di Kota Tenggarong. Ibukota dari Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur ini dapat ditempuh hanya 2 jam saja melalui jalan darat yang lumayan lancar dari Kota Samarinda ibukota Propinsi Kalimantan Timur ini menyambut para pendatang dengan sebuah jembatan megah yang melintasi sungai mahakam. tak hanya itu setelah melintasi jembatan kira dihadirkan taman kota yang tertata sangat rapi di tepian mahakan. Sebuah tempat yang sangat ideal untuk bersantai sambil menikmati indahnya sungai mahakam

tapi itu hanya sedikit dari pesona kota tenggarong ini. salah satu yang menjadi unggulan untuk mnjadi tujuan wisatawan adalah Pulau Kumala. Sebuah pulau di tengah sungai mahakam. dengan menggunakan perahu motor kita dapat sampai di pulau ini dalam waktu 5 menit saja. selain itu juga disediakan layanan untuk mengitari pulau, dengan uang tambahan tentunya...

banyak hal yang disediakan pulau ini dengan hanya membayar HTM Rp 10.000 kita akan diberikan fasilitas mobil untuk mengitari pulau. selain pesona tepian sungai mahakan di pulau ini juga terdapat beberapa areal permainan seperti gokart, arena bermain anak, dll. juga terdapat resort and resto, souvenir center, dll. walaupun masih banyak kekurangan disana-sini akibat pembangunan yang terhenti di sana sini, wisata alam di pulau kumala menjadi sebuah pilihan yang harus dilakukan saat kita berkunjung di kabupaten Kutai Kartanegara.
Selain P. kumala ada dua tempat lain yang tak boleh dilewatkan, yaitu museum kayu dan museum mulawarman. di museum kayu kita bakalan nemuin 2 buaya yang konon telah memangsa manusia. selain itu juga kita akan menemukan beberapa hasil kerajinan asli kutai disini baik rumah, meja, bangku, atau patung, dan sesuai namanya yaitu museum kayu di sini juga disimpan koleksi kayu yang terdapat dihutan kalimantan serta herbarium tanaman yang bisa ditemukan diseluruh kalimanta (dulu).

nsh saat berada di museum mulawarman kita akan diperlihatkan budaya kerajaan kutai kertanegara yang menjadi kerajaan yang berkuasa di wilayah ini..mulai dari singgasana, baju kerajaan, tempat tidur, senjata, sampai kebudayaan setempat seperti mendulang intan, menenun, keramik, dll.
museum itulah menjadi akhir dari perjalanan yang menguras tenaga sekaligus menyenangkan...kata salut terucap buat kota ini yang mampu menyediakan tempat wisata yang luar biasa....
akhir kata GERBANG DAYAKU (motto Kab. Kutai Kartanegara
Published with Blogger-droid v1.7.4

Kamis, 29 April 2010

Gagal Ujian Nasional "Salah siapa"

pada tanggal 26 April kemarin pengumuman ujian nasional sudah di lakukan.tawa tangis haru dan sedih terkaca dari raut muka dan reaksi para siswa. bagi yang lulus tentu kebahagiaan dan rasa bangga mampu menyelesaikan jerih payah mereka selama 3 tahun,
namun tak sedikit dari teman mereka yang terliha menangis, berteriak, melamun bahkan pingsan saat menerima bahwa mereka tidak lulus dalam Ujian Nasional (mengulang pada 10-14 Mei-red), bahkan ada siswa di makasar yang sampai mencoba bunuh diri akibat tidak mampu menghadapi keyataan dia tidak lulus seperti teman-teman lainnya. Namun yang lebih menyedihkan banyak siswa yang melempari sekolah bahkan teman-temannya yang lulus..IRONIS
Bali mencatatkan diri sebagai provinsi dengan tingkat Kelulusan tertinggi, disusul oleh jawabarat, jakarta dan sumatra. Sedangkan daerah-daerah Indonesia bagian timur mendominasi peringkat terendah dalam kelulusan UN tahun ini, seperti Kalimantan tengah, kalimantan timur, Maluku, Papua.tingkat ketidak lulusan ujian nasional tahun ini mencapai 2 kali lipat, bahkan ada sekolah yang 100 % siswa kelas XII nya tidak lulus. sungguh cerminan pendidikan indonesia yang sangat mengkhawatirkan. sebanyak 154.079 siswa harus mengulang (vivanews.com).
Apa yang salah dengan Pendidikan Indonesia
menurut Menteri Pendidikan Nasional M. Nuh mengibaratkan UN merupakan sebuah Laboratorium, "Ada orang yang sangat enggan pergi ke laboratorium untuk cek kesehatan. Karena mereka khawatir ketahuan penyakitnya. UN itu sebetulnya laboratoriumnya," (detik.com). menurut beliau bukan UN yang gagal tapi orangnya...betulkah itu.
Kak Seto berpendapat "kegagalan UN disebabkan faktor guru, sarana dan prasarana, atau justru lingkungan"
jadi kegagalan UN bukan menjadi kesalahan satu pihak namun merupakan masalah kompleks, semua pihak yang terkait didalamnya, baik pemerintah, guru, siswa bahkan lingkungan sekitar menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam peningkatan kualitas pendidikan. pemerintah perlu mengkaji standar yang diberikan bagi paa siswa untuk saat ini, sarana prasarana pendidikan juga perlu ditingkatkan, mutu guru meti mendapat perhatian dan bagaimana lingkungan memberikan peran bagi siswa untuk mendukung dalam keberhasilan UN...
bagaimanapun nasib masa depan Indonesia bahkan dunia berada ditangan mereka....

Minggu, 25 April 2010

MALAS



sebuah penyakit yang tak pernah diduga datangnya...tak menimbulkan perih, juga tak memiliki tanda...tak jua memakai perantara..dy datang tiba-tiba, tak mengenal tempat juga masa..
namun banyak bencana datang akibat penyakit ini...tak mematikan memang, tapi menghancurkan..banyak orang menjadi gagal walau hanya selangkah untuk meraih kemenangan, banyak orang kehilangan padahal semua sudah di depan mata, banyak yang merugi sesaat setelah melihat keuntungan...
tak ada rumah sakit yang bisa menyembuhkan, tak ada obat yang bisa melawan......
itulah malas...bisa datang kapan saja.hanya mimpi yang besar bisa melawan...
mimpi yang digantung untuk dicapai, bukan bintang yang indah tapi hanya untuk dipandang..........
lawan MALAS
-setelah merasakan malas selama 2 hari-pyuhh

Kamis, 08 April 2010

hari bakti rimbawan

pagi tadi bongkar-bongkar isi foto di hp..eh ternyata ada juga yang belum diceritain disini.dah lama sih hampir sebulan yang lalu,barengan ulang tahun Kementerian Kehutanan diadain tuh acara di tiap provinsi yang dikasih nama hari bakti rimbawan...
Tahun ini Hari Bakti Rimbawan memiliki Tema "Perkuat Jiwa Korsa Guna Penguatan Bakti dan Kesejahteraan Rimbawan Demi Suksesnya Gerakan Tanam 1 Milyar Pohon

kegiatan sebenarnya sudah dimulai sekitar seminggu sebelumnya yaitu lomba-lomba olahraga dan seni, ada futsal (bola plastik n tanpa kiper), voli, batminton, tenis lapangan, tenis meja, dan nyanyi.....oy juga ga ketiggalan donor darah buat para pegawai kehutanan

tapi yang paling utama ya di acara puncak na itu selain family gathering juga ada lomba tarik tambang dan lomba anak-anak (maem kerupuk n lomba bawa kelereng)-jadi ingat masa kecil- dan yang pasti keakraban yang terasa. kapan lagi kita bisa bareng-bareng setelah hampir diburu waktu oleh semua pekerjaan kantor



hidup Kehutanan Indonesia
Jaya di Rimba Wibawa di Kota

Rabu, 07 April 2010

penantian

sudah 4 hari berlalu dari hari itu, tak jua kunjung ku terima sebuah jawaban. mungkin dy memang tak pernah menganggap ku ada. aku hanyalah seseorang yang dia kenal tak lebih dari itu.
padahal aku hanya perlu tau dy menerima pesan yang aku kirim atau tidak, tak lebih dari itu, sejak harapan kecil ini akhirnya padam akibat angin kekecewaan, keputusasaan, dan ketidak berdayaan..
berharap esok kuterima jawaban yang kutunggu.tak peduli apapun itu, aku terlanjur telah hancur............

Selasa, 06 April 2010

lets do it


minggu, 4 April 2010

sebuah keputusan akhirnya aku ambil. menyesali sikap pengecut yang bersemayam besar ditubuhku....kuputuskan untuk mengungkapkan sebuah rasa...rasa yang telah lama kupendam,hanya isa ku ungkapkan lewat canda dan angan..

ku ingin dy tau apa yg ku rasakan..walau rasa ini tak juga sama dy rasakan.....

hanya untuk menumpahkan ego jiwa....walau tau sakit yang kan kurasa....

tp kekuatan asa mengbulatkan tekad untuk maju ke medan laga, mencari akhir perjuangan...walau ku tau ada dy disamping mu

yang ku tau ku hanya mencintai mu...walau kau tak kan pernah terima aku

andai ini rasa cinta ku hanya ingin kau tahu klo aku disini merindukan dirimu

yang aku tahu...rasa ini tak kan berubah untuk mu

Kamis, 21 Januari 2010

turunkan emisi



INDONESIA DAN JEPANG SIAP TURUNKAN EMISI CO2

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan kesiapan Indonesia untuk menurunkan emisi CO2 sebesar 26% dari sektor kehutanan, energi dan limbah. Bahkan apabila ada dukungan teknologi dan keuangan internasional, target penurunan emisi diproyeksikan sampai 41%, hal ini disampaikan pada Pertemuan G-20 di Pittsburg baru-baru ini.

Upaya Pemerintah Indonesia mengatasi dampak pemanasan global tersebut antara lain dengan; melakukan penanaman pada lahan kritis minimal 500.000 ha/tahun, merehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) kritis, terutama pada 13 DAS kritis, menekan titik api pada lahan gambut sampai 20%/tahun, memberantas illegal logging dan illegal trading sampai tingkat minimal, menurunkan jatah tebangan Hutan Produksi hanya 9 juta m3/tahun, dan Meningkatkan Hutan Tanaman Industri, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Desa, dan Hutan Rakyat, dll.

Senada dengan Presiden SBY, Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama juga menyatakan siap menurunkan emisi CO2 dengan target 25% pada 2020 dari level 1990. Target ini jauh lebih besar dari yang ditargetkan pendahulunya PM Taro Aso (sebesar 15%). Gagasan yang dikenal sebagai Hatoyama Initiative ini menegaskan keinginan Jepang untuk menjadi lead dalam mengatasi dampak perubahan iklim melalui pengalokasian dana dan alih teknologi rendah emisi. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah dengan mencetak pemimpin lingkungan di seluruh dunia (Global Environment Leaders/GEL) melalui penyediaan beasiswa bagi mahasiswa asal negara-negara berkembang termasuk Indonesia untuk studi S2 dan S3 di berbagai perguruan tinggi terkemuka di Jepang. 14 orang mahasiswa Indonesia yang sedang mengikuti program GEL ini diharapkan kelak menjadi environmental leaders yang dapat berperan dalam menciptakan low carbon society
(diambil dr www.dephut.go.id)